banner 728x250

Stimulus Awal Kepri untuk Atlet dan Pelatih Menjelang PON XXI

Stimulus Awal Kepri untuk Atlet dan Pelatih Menjelang PON XXI
Stimulus Awal Kepri untuk Atlet dan Pelatih Menjelang PON XXI

KEPRI – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, bersama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Riau, menginisiasi pemberian dana apresiasi bagi 96 atlet dan 47 pelatih yang akan mewakili Kepri di ajang PON XXI 2024.

Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, memberikan dana apresiasi tersebut di Ballroom Hotel AP Premier Jodoh, Kota Batam, Rabu (1/5/2024).

Atlet dan pelatih yang mendapat dana apresiasi tersebut akan berlaga pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI di Aceh-Sumut pada bulan September 2024 mendatang.

Setiap atlet yang terpilih menerima Rp2,5 juta, sedangkan para pelatih diberikan Rp3 juta per orang. Langkah ini diambil untuk meningkatkan semangat dan motivasi para atlet serta pelatih dalam menghadapi kompetisi olahraga terbesar di Indonesia.

“Pemberian dana apresiasi ini merupakan upaya konkret kami untuk mendukung atlet dan pelatih agar lebih bersemangat dalam menjalani latihan dan bertanding di PON mendatang,” ungkap Gubernur Ansar.

Menariknya, ini adalah kali pertama pemberian apresiasi dilakukan sebelum kompetisi dimulai, sebuah pendekatan yang tidak biasa dimana biasanya dukungan finansial seperti ini baru diberikan setelah atlet meraih prestasi.

Gubernur Ansar menjelaskan bahwa ini adalah strategi untuk memberi dorongan moral kepada atlet dan pelatih dari awal, mengakui usaha dan persiapan mereka yang telah berlangsung lama sebelum PON dimulai.

Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, mengapresiasi langkah pemerintah provinsi dan berharap ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet dan pelatih.

“Ini bukan hanya tentang uang, tetapi tentang pengakuan dan dukungan penuh dari pemerintah kepada kita. Semangat dan dedikasi kalian sangat kami hargai,” kata Usep.

Gubernur Ansar juga berbagi target ambisius untuk kontingen Kepri di PON XXI, yaitu berada di peringkat 15 nasional dari 38 provinsi dengan harapan membawa pulang 11 medali emas.

Untuk mencapai itu, provinsi telah mengalokasikan Rp10,4 miliar yang diperuntukkan bagi pembinaan atlet dan pelatih serta biaya logistik.

Di samping dukungan finansial, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah merencanakan Training Centre (TC) terpadu, yang akan berlangsung dua minggu sebelum keberangkatan kontingen.

Selama TC, atlet dan pelatih akan menjalani pelatihan intensif yang diawasi langsung oleh pengurus cabang masing-masing serta koordinator dari KONI pusat.

“Kami sangat serius dalam mempersiapkan atlet kami, tidak hanya dari segi fisik tetapi juga mental. Dengan TC terpadu, kami yakin bahwa setiap atlet akan siap menghadapi tantangan di PON nanti,” tambah Gubernur.

Acara tersebut juga menjadi momen penting dengan penyampaian seragam atlet secara simbolis oleh Gubernur, menandai dimulainya persiapan akhir menuju PON XXI.

Ini simbol dari dimulainya perjalanan kontingen Kepri untuk tidak hanya berkompetisi, tetapi juga untuk mengharumkan nama provinsi di panggung olahraga nasional.

Dengan persiapan yang matang, dukungan yang kuat, dan semangat yang tinggi, kontingen Kepri siap untuk berprestasi di PON XXI dan membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang harus diperhitungkan dalam olahraga Indonesia. (*)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *